10 Perempuan di Kwitang Antusias Ikut Pelatihan Tata Busana
Sebanyak 10 perempuan warga Kelurahan Kwitang, ikut pelatihan Tata Busana yang digelar Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat di aula kantor kelurahan setempat, sejak 9 September hingga 8 Oktober nanti.
Yakin dapat mengaplikasikan keterampilan menjahit
Mereka yang mayoritas ibu rumah tangga (IRT) ini, sangat antusias mengikuti proses pelatihan, mulai dari pengenalan alat menjahit, cara mengukur lingkar badan, membuat berbagai pola busana, hingga teknik menjahit.
Salah seorang peserta, Yasmiati (45) mengaku tertarik ikut pelatihan karena ingin menambah keterampilan menjahit.
Kader Dasawisma Ikuti Pelatihan Tata Busana dan Tata Rias"Ssya ingin bisa menjahit hijab yang lagi trend saat in," ujar Yasmiati, Selasa (22/9).
Dia juga merasa senang, karena di usia yang tidak lagi muda, masih bisa belajar keterampilan menjahit secara gratis.
"Instrukturnya juga sangat sabar mengajari peserta yang usianya sudah tidak muda lagi," ungkapnya.
Dia mengaku sangat bersemangat ikut pelatihan, karena ingin membuat pakaian sendiri.
"Saya yakin dapat mengaplikasikan keterampilan menjahit ini, minimal bisa membuat busana untuk hari raya," ungkapnya.
Sementara instruktur tata busana dari PPKD Jakarta Pusat, Riris Simbolon menjelaskan, setelah mengikuti pelatihan para peserta wajib mengikuti uji kompetensi dan mendapat sertifikat.
"Kami berharap peserta pelatihan Tata Busana menjadi ibu - ibu produktif dan membantu perekonomian keluarga dengan keterampilan menjahit," pungkasnya.